May 14, 2015

[Book Review] So, I Married The Anti-fan – Kim Eun Jeong

 
  • Judul : So, I Married The Anti-fan
  • Penulis : Kim Eun Jeong
  • Penerjemah : Putu Pramania Adnyana
  • Ilustrasi : Bambang ‘Bambi’ Gunawan S
  • Penerbit : Haru
  • Cetakan : Ke II, April 2012
  • Halaman : 540

BLURB 

Sekarang bukan lagi Chick Lit, 
tetapi Loser Lit!

Mimpi menjadi kenyataan. Tinggal bersama dengan selebriti terkenal di Korea. Akan tetapi...Aku ini anti-fannya!


Selebriti H Tampil Bersama Anti-fannya, L, Dalam Acara Real Variety!

Top star Korea yang terkenal dengan kharisma lembutnya akan tampil bersama dengan anti-fannya, L, dalam acara real variety, yang menampilkan kisah mereka beraktivitas bersama 24 jam.

H: Anti-fan itu juga harus dijaga dengan baik. Aku ini cukup gentle kan? Hahaha!
L: Sebagai anti-fannya, aku akan menunjukkan sifat aslinya. Aku janji!

Fan-fan H menolak rencana ii karena dianggap sama saja mengumpankan bayi angsa yang lucu kepada induk itik yang buruk rupa. Dan apabila L, sedikit saja melukai H, mereka siap melakukan terror apa pun.
-Harian Paparazi-

Big Issue
TOP STAR “H”
Who is the woman in question?



REVIEW


Pada awalnya, Lee Geun Yeong hanyalah seorang wartawan biasa di sebuah majalah wanita. Dia hanya menjadi ‘Geun Yeong sajalah’ karena selalu kebagian pekerjaan yang tidak enak. Tapi segalanya mulai berubah sejak dia bertemu dengan Hu Joon saat meliput klub baru milik teman Hu Joon, JJ, dan secara tidak sengaja muntah di sepatu olah raga yang bak seputih salju milik Hu Joon.

Sejak saat itu berbagai kemalangan menimpa Geun Yeong. Mulai dari dipecat dari pekerjaannya, menumpang di basement dingin milik temannya (padahal dia sendiri memiliki penyakit rakhitis) karena officetel-nya mempunyai tunggakan listrik selama tiga bulan yang belum dibayarkan, sampai hanya bisa makan ramen karena uangnya habis untuk cicilan sebuah gaun mewah yang seharusnya dia pakai untuk pesta tahun baru.

Meskipun sebenarnya Geun Yeong tahu semua itu terjadi akibat dia tidak bisa mengontrol mulutnya sendiri, dia tetap tidak terima jika alasan pemecatan dirinya hanya karena kesalahan kecil yang dilakukannya terhadap Hu Joon. Untuk itu Geun Yeong bertekad menjadi anti-fan Hu Joon dan mengungkap jati diri Hu Joon yang terkenal sopan dan ramah, sebenarnya adalah seorang yang kasar terhadap wanita. Apakah dia berhasil melakukannya?

Sebenarnya aku sudah kepingin beli buku ini sejak tahun lalu, tapi apalah dayaku kalo akhir-akhir ini kantong sedang musim kemarau. Lalu saat blog walking di sebuah blog buku, aku menemukan info kalo ada BSD di owlbookstore.co.id dengan separuh harga dari harga toko buku pada umumnya. Dan itu semacam oase untung kantongku yang sedang mengering.

Penerbit Haru mnerjemahkan So, I Married the Anti-fan ini dengan sangat pas. Rasanya berbeda saat aku membaca novel dari Korea yang diterbitkan oleh penerbit lain ataupun novel indonesia yang berbumbu Korea. Bahasa dan penulisan penulisnya juga terasa begitu mengalir, hingga rasanya sulit untuk berhenti membacanya, dan tanpa sadar aku sudah menyelesaikannya dalam tiga hari saja.

Dalam novel ini, Geun Yeong digambarkan sebagai wanita yang berkemauan kuat. Dia juga seorang yang suka nekad dan sering tidak bisa mengontrol apa yang dikeluarkan oleh mulutnya. Sedangkan Hu Joon sendiri adalah seorang idol yang sedang naik daun dan dielu-elukan oleh para fans-nya. Tipe idol yang ramah dan manis. Namun dibalik semua itu, dia menyimpan sebuah rahasia yang terkadang membuatnya bersikap kasar kepada orang-orang yang menyinggungnya.

Karakter yang paling menyebalkan buatku di buku ini adalah JJ. Dia adalah senior Hu Joon saat masih menjadi trainer. JJ adalah orang yang paling mengetahui rahasia terbesar Hu Joon. Geun Yeong sendiri menggambarkannya seperti zombie-zombie yang sering dia tonton.

Sedangkan karakter yang lovable banget itu adalah PD Han. Dia adalah seprang sutradara bertangan midas dari acara yang dibintangi oleh Hu Joon dan Geun Yeong, So, I Married the Anti-fan, sebuah reality show yang menampilkan keseharian seorang idol bersama seorang anti-fan yang menjadi manajernya. Bagiku, PD Han itu semacam ibu peri yang menebarkan benih-benih cinta antara Hu Joon dan Geun Yeong.

Apakah Geun Yeong akhirnya jatuh cinta kepada Hu Joon? Ataukah dia tetap pada pendiriannya sebagai seorang anti-fan? Dan, apakah justru Hu Joon yang jatuh cinta kepada Geun Yeong?

Meskipun ending-nya tidak sesuai dengan ekspetasiku, tapi buku ini tetap wajib baca dan recomended banget buat pecinta drama Korea! So, I Married the Anti-fan ini adalah buku pertama yang membuatku mengenal dan terkena Haru Syndrom.

Rating 4/5