February 28, 2016

[Kumcer Review] Suker - Antologi 8 Fiksi


  • Judul : Suker - Antologi 8 Fiksi
  • Penulis : Donatus A. Nugroho, dkk
  • Editor : Sinta Handini, Astuti J. Syahban
  • Desain Cover : Ahmad Sufi R.
  • Penerbit : Universal Nikko
  • ISBN : 978-602-9458-05-3
  • Cetakan : I, Januari 2012
  • Jumlah Halaman : vi + 154 hlm
  • Buntelan dari @bukukalian

BLURB

SAKSI MATA
Bonatus A Nugroho

SEBERANG JALAN DEPAN RUMAH NING
Divin Nahb

MALAM INI ADA YANG MATI DISANTET
Erry Sofid

TEMBANG CINTA SANG PENGEMBARA
Putra Gara

MATA
Agus Linduaji

SEPENGGAL EPISODE DI FUKUOKA
mayokO aikO

ARYABUAYA
Nimas Aksan

BISIKAN KALBU NAN BIRU
Dela Bunga Venus

REVIEW

Suker merupakan kumpulan delapan cerita fiksi pendek yang dirangkum menjadi satu. Meskipun dari satu cerpen ke cerpen lainnya tidak saling berhubungan, ada hal yang menarik dari tiap cerpen yang ada. Selalu ada nama Suker yang sebagai salah satu tokohnya. Entah merupakan tokoh utama, ataupun hanya tokoh numpang lewat yang berperan sebagai tukang nasi langganan.

Awalnya aku tidak terlalu memperhatikan nama Suker dalam tiap cerita di dalam buku. Tapi setelah membaca tiga cerpen, aku baru sadar kalau nama Suker akan menjadi salah satu nama karakter di tiap cerpen. Dan itu berhasil membuatku bertanya-tanya; akan jadi apa Suker selanjutnya.

Cerpen pertama, Saksi Mata karya Donatus A. Nugroho, bercerita tentang sebuah perampokan yang terjadi di dalam sebuah Nice Bus. Tafrie, seorang murid SMA biasa, menjadi saksi kunci dalam penangkapan para perampok yang dipimpin oleh Kapten Suker.
Kalaupun nantinya perkara nyawa bisa dimaafkan sebatas ucapan, tetapi hati belum tentu selaras. Sejak dulu memang seperti itu. Tidak ada yang berubah hingga hari ini.—hlm. 15
Seberang Jalan Depan Rumah Ning karya Divin Nahb, menceritakan sebuah fenomena yang terjadi di lingkungan rumah Ning. Seorang pemuda mengalami sebuah kecelakaan sepeda motor terjadi di sana. Namun tak satu pun warga mau menolongnya. Di sini penulis menggunakan sudut pandang orang pertama dalam menulis cerita. Aku sempat mengira jika cerpen kedua merupakan lanjutan dari cerita pertama. Tapi ternyata tidak.

Malam ini Ada yang Mati Disantet karya Erry Sofid menurutku merupakan cerpen yang paling gelap di sini. Menceritakan seorang wanita yang tiap malam harus berjuang melawan seorang bayi iblis yang sering menerornya selama beberapa malam ini. Aku paling suka dengan cerpen ini. Yah, walaupun agak ngeri juga pas bacanya malam-malam. Takut kabawa mimpi :D

Sepenggal Episode di Fukuoka karya mayokO aikO membawaku terbang ke negeri Jepang. Menceritakan Sella, seorang gadis Indonesia yang sedang belajar bisnis di daerah Fukuoka. Walapun hanya sekilas, di sini kita akan dibawa Sella mengunjungi beberapa tempat di Jepang.

Asakuju Nat Park. Tempat biasa orang Jepang merayakan Hana Matsuri di bulan April.
Fuyu Restauran. Tempat Sella bertemu cintanya.
Fukuoka, gerbang masuknya budaya luar ke dalam negeri Jepang. Tempat dimana Sella tinggal.
Walaupun ada beberapa cerita yang alurnya terlalu lambat dan terkesan berbelit-belit, buku ini masih layak baca. Aku bisa selesai membacanya dalam sekali duduk. Buku ini cukup rekomended bagi siapa saja yang sedang mencari bacaan tipis dan ringan untuk sekedar membunuh waktu.
Review ini diikutsertakan pada :
East Asia Reading Challenge

February 27, 2016

The Stolen Years Winner

Selamat malam semuanya (^^)

Sebelum mengumumkan siapa pemenang Blog Tour The Stolen Years di blogku ini, aku ingin mengucapkan rasa terima kasihku kepada teman-teman yang sudah bersedia untuk mengikutinya. Giveaway perdana yang bekerja sama dengan Penerbit Haru di blog ini telah dilihat sebanyak 784 kali dan diikuti oleh 36 peserta.

Aku juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman yang telah bersedia memberikan kritik dan saran atas review yang sudah aku buat. Kritik dan saran kalian sangat membantuku dalam memperbaiki dan membuat review-review buku yang nanti aku baca dan tulis selanjutnya.

Wishful Wednesday #6


Harusnya mungkin postingan Wishfull Wednesday ini aku publish hari Rabu depan. Tapi berhubung ada yang istimewa di minggu ini, yaitu ulang tahun tahun Wishfull Wednesday yang keempat, dan akan ada hadiah untuk yang mengikutinya.

Meskipun baru mengenal meme Wishfull Wednesday ini sejak akhir tahun lalu, rasanya nggak nyangka jika Wishfull Wednesday ini sudah berlangsung selama 4 tahun. Happy Anniversary ya kak Astrid /tebar konfeti/ /tiup terompet/

Buku-buku yang menjadi inceranku kali ini (klik judul untuk mengetahui harga dan tempat membelinya) adalah:


Aku sudah mendapatkan seri kedua novel Jenny Han yang berjudul PS I Still Love You saat mengikuti blog tournya. Tapi aku belum punya seri pertamanya. Beberapa kali udah niat nabung untuk bisa beli, tapi uangnya justru terpakai untuk keperluan lainnya. 


Aku sudah membaca beberapa novel karya Brown, tapi belum pernah memilikinya. Aku selalu suka dan kagum saat bagaimana Brown mencampurkan unsur sejarah, agama, fiksi dan sains di tiap novel yang ia terbitkan. Aku berharap suatu saat bisa mengoleksi semua novelnya. 


Seri pertama dari Lunar Chronicles ini emang wajib dimiliki. Berkisah tentang Cinder, seorang manusia setengah robot yang hidup di masa depan, yang jatuh cinta dengan seorang pangeran. Meskipun inti cerita tidak begitu jauh berbeda dengan dongeng Cinderella, Cinder tentu saja mempunyai banyak perbedaan. Menggabungkan unsur sains fantasi, dan itu merupakan genre novel favoritku.

Walaupun sudah difilmkan (tapi belum nonton juga sih), rasanya sulit untuk melewatkan The Martian sebagai salah satu teman bacaan. Dan lagi-lagi aku menginginkannya karena genre buku ini.


Biasanya aku jarang suka sama novel romance dari Indonesia, apalagi kurang mengenal sama penulisnya. Tapi blurb Tenaga Kerja Istimewa ini sukses membuatku penasaran. 

Itulah beberapa buku yang menjadi inceranku. Semoga aku bisa beruntung dan bisa mendapatkannya. Bismillah.. (^^)

[Book Review] Fate – Orizuka

  • Judul : Fate (New Edition)
  • Penulis : Orizuka
  • Editor : Agatha Tristanti
  • Desain Cover : Tedy Hanggara
  • Penebit : Authorized Book
  • Cetakan : I, 2012
  • ISBN : 978-602-96894-2-6
  • Tebal : 297 hlm

BLURB

Jang Min Ho dan Jang Min Hwan.

Dua putra keluarga Jang yang terpisah selama bertahun-tahun, sekarang harus bertemu kembali untuk mendengar wasiat ayah mereka yang meninggal dunia.

Min Ho, terlahir sebagai anak dari istri yang sah., hidup serba berkecukupan di Indonesia. Sementara itu, Min Hwan terlahir sebagai anak dari seorang pelacur, hidup susah di Korea.

Demi mendapat kekayaan keluarga Jang di Indonesia, dua putra keluarga yang harus memenuhi segala permintaan ayah mereka di dalam surat wasiat, termasuk tinggal bersama di rumah Keluarga Jang. Rasa dendam, sakit hati, dan dan masa lalu yang pedih membuat kedua kakak-beradik ini lebih mirip seperti orang asing.

Kehadiran Dena, anak gadis kepala pelayan yang juga adalah teman masa kecil mereka, berhasil membuat mereka kembali bersatu. Tapi di saat mereka akhirnya merasa sudah mampu melewati masa itu, ternyata nasib berkata lain.

Nasib.
Ketetapan Tuhan.
Sesuatu yang tidak dapat diubah dengan tangan manusia.
Benarkah demikian?

Bagaimana Min Ho dan Min Hwan menghadapi nasib mereka?
Sanggupkah mereka mengubahnya?

REVIEW

Jang Min Hwan harus kembali menelan omongannya 10 tahun lalu—saat ia mengatakan jika ia tidak akan pernah kembali menginjakkan kaki ke dalam rumah Keluarga Jang—karena perlakuan buruk yang diterimanya saat masih kecil. Kini ia kembali lagi ke Indonesia atas permintaan ibunya. Ayahnya—Jang Dae Gwan, seorang pengusaha Korea sukses yang menetap di Indonesia—telah meninggal dunia, dan ia menuliskan surat wasiat untuk dirinya dan kakaknya, Jang Min Ho.

Jang Min Ho—anak tertua dari keluarga Jang—yang sedang bekerja di Amerika, langsung pulang ke Indonesia begitu mendengar kabar jika Ayahnya meninggal, menyusul Ibunya yang beberapa tahun yang lalu telah mendahului Jang Dae Gwan. Dan kini ia pun harus melepaskan impiannya sebagai seorang jurnalis berita, guna memenuhi surat wasiat yang ditinggalkan ayahnya. Ia pun harus
"Kau harus mengutarakan perasaanmu padanya, atau kau akan menyesal kalau suatu saat orang lain merebutnya." —hlm. 110
Adena hanyalah anak dari seorang kepala pelayan di Keluarga Jang. Namun Min Ho sudah menganggap Dena layaknya adiknya sendiri, meskipun tidak dengan Dena. Dena mempunyai perasaan khusus pada Min Ho sejak kecil—sejak Min Ho menciumnya saat ia berulang tahun. Ia punya impian untuk menjadi pengantin Jang Min Ho. Tapi ia tak pernah berani mengatakannya karena mengingat statusnya yang hanya sebagai anak seorang pelayan. Kini saat perasaanya makin tak terbendung, Jang Min Hwan menghancurkan kenangannya masa kecilnya. Ia mengatakan jika yang mencium Dena dulu adalah dirinya. Lalu pada siapakah Dena akan menyerahkan hatinya?

Mengangkat tema tentang pertukaran budaya antara Indonesia-Korea Selatan sebenarnya cukup populer, dan banyak novel yang membahasnya beberapa tahun belakangan ini. Tapi melihat tahun terbitnya, mungkin Fate termasuk novel yang ikut mempopulerkan novel Indonesia rasa Korea—mengingat tahun 2012 lalu budaya K-pop sedang boomingnya di Indonesia.

Fate bukanlah novel karya Orizuka pertama yang aku baca. Aku selalu suka bagaimana Orizuka menuliskan kisah para karakternya ditiap novel yang ia terbitkan. Bahasanya mengalir dan enak dibaca. Selalu membuatku tak bosan saat membacanya. Pun dengan Fate ini. Alurnya yang digunakan pun menurutku cukup pas, tidak lambat maupun terlalu cepat.
"Aku ini apa? Bola ping pong?Kalian mengambilku, lalu membuangku, sekarang mengambilku lagi?" —hlm. 74
Cerita berpusat pada Jang Min Hwan—anak dari seorang wanita penghibur di Korea Selatan—yang merasa hidupnya selalu dipermainkan oleh takdir. Ibu kandungnya menyerahkan dirinya kepada Keluarga Jang karena kehidupan mereka di Korea yang sulit. Walaupun pernah tinggal beberapa tahun di Indonesia dan selalu mendapat hukuman dari Ibu tirinya, Min Hwan masih bisa bertahan dan berusaha untuk tetap betah karena ia masih memiliki Min Ho dan Dena yang selalu melindungi dan menghiburnya. Namun saat ia akhirnya dipulangkan dan tidak ada yang berusaha menahan atau pun mencarinya, kebencian tumbuh di hatinya. Ia benci dengan semua orang yang tinggal di Keluarga Jang.
"Dia sudah mati, tapi tetap bisa memaksakan kehendak. Hebat sekali, bukan?" —hlm. 100
Min Hwan terpaksa tinggal lagi di Indonesia guna memenuhi surat wasiat yang ditinggalkan Ayahnya—itu pun atas permohonan Ibu Min Hwan. Ia harus kuliah di jurusan bisnis bersama Min Ho. Ia juga harus berusaha belajar kembali Bahasa Indonesia yang telah ia lupakan bersama Dena, karena ia ingin membaca buku-buku yang dihadiahkan Ayahnya meskipun ia terlambat mengetahuinya.
"Kalau faktanya membuat sedih, bisa tidak sih tidak dikatakan saja?" —hlm. 114
Saat semuanya mulai berjalan dengan baik dan ia mulai memaafkan semua orang yang ada di Keluarga Jang, Min Hwan tanpa sengaja membuka kotak pandora hidupnya. Ia membaca surat rahasia Jang Dae Gwan dengan ibu kandungnya jika ia sebenarnya bukanlah anak Keluarga Jang. Dengan marah ia kembali lagi ke Korea untuk bertanya yang sebenarnya pada Ibunya. Namun, kebohongan yang diketahui Min Hwan hanyalah bongkahan es di atas permukaan laut.

Selain berseting di beberapa tempat di Jakarta, Fate juga menggunakan beberapa tempat yang cukup terkenal di Korea Selatan. Seperti:
Dong Dae Mun, tempat dimana Min Hwan merintis toko baju bersama dua temannya.

Eastgate Tower Hotel, tempat menginap Min Ho dan Dena saat mereka menyusul Min Hwan.
Cheonggyecheon River, tempat dimana Dena akhirnya menyatakan perasaan yang ia miliki.
Untuk penokohan, mungkin aku lebih suka dengan karakter Yeon Hee—ibu Min Hwan, meskipun di sini ia berperan sebagai antagonis. Aku merasa ia lebih 'manusia' dibandingkan para karakter yang lain. Kehidupan yang berat yang dialaminya sejak kecil membuatnya sanggup untuk melakukan apa saja demi Min Hwan—satu-satunya keluarga yang ia miliki. Yeon Hee bisa saja menggugurkan Min Hwan saat masih mengandungnya, namun ia bersikeras untuk melahirkan Min Hwan karena tak ingin sendiri lagi di dunia ini. Tapi saat Min Hwan akhirnya lahir, ia justru diserahkan ke Keluarga Jang karena dendam yang dimilikinya pada Jang Dae Gwan.

Novel ini sangat direkomendasikan bagi para penggemar karya-karya Orizuka (pada khususnya) dan yang sedang mencari bacaan bergenre romance dan family yang ringan berbau Korea dan menyentuh hati. 
"... Hubungan yang paling kekal adalah hubungan keluarga. Walapun dipisah seperti apa pun, kalian tetap keluarga. Ingat itu." —hlm. 171
"Kau tahu, apa yang lebih erat daripada hubungan darah? Perasaan. Itu yang saling menyatukan manusia di muka bumi ini." —hlm. 279
Overall, rating untuk nasib yang dimiliki Min Hwan
Review ini diikutsertakan pada:

February 24, 2016

Wishful Wednesday #5

Selamat pagi, kembali lagi di postingan Wishfull Wednesday ^^


Buku yang menjadi inceranku kali ini adalah beberapa buku (ada 4 buku) yang diterbitkan melalui self publising, dan itu pun nggak terbit di Indonesia (T_T)

Mobster For Rent 1 & 2

Jerk. He is a JERK. 

But Sara needs his services. If not for her stupid bestfriend who stupidly opened her big mouth during their conference meeting, she won't be in this stupid situation. She has to find a boyfriend whom she can introduce to her officemates and to her drinking buddy-slash-long time crush Adrian Lee on the Annual Company Acquaintance Party. 

Unfortunately, the one sent by Rent-A-Boyfriend is an insufferable human being named Gio who finds new and improved ways in annoying the living crap out of her. 

 Here's a bigger problem though - she has rented a mobster boss as her boyfriend, G the Reaper. 

Knot This Guy

When the red string of fate malfunctioned, Dara and Jiyong are in for a big surprise. Will destiny still be fulfilled? 

 "The two people connected by the red thread are destined lovers, regardless of time, place, or circumstances. This magical cord may stretch or tangle, but never break." - old Chinese belief 

My Gangstar Protector

Dara’s school, Bridge Rose University, was recently closed due to some stupid reason and the students had no choice but to transfer to the nearest university in the area – International School of Arts and Technology or InterSAT. 

‘That school is exciting’, they said. ‘Every single day in InterSAT is unpredictable’, they said. 

How can it not be exciting and unpredictable? InterSAT is infested by notorious gangs! It will take a lot of kung fu for a tiny woman like her to survive a day in that school. But Dara does not need kung fu; because the strongest gangster of InterSAT is her sworn protector. 

With a mixture of gangster badassery and lollipop cuteness, Dara’s new school year has begun.

***

Keempat buku tersebut merupakan karangan dari huntress2021, seorang penulis fanfiksi dari Filipina. Keempat buku tersebut merupakan fanfiksi dengan pairing G-Dragon x Sandara Park yang telah diposting di asianfanfics.com dan sudah tamat, kemudian di dipost ulang di situs wattpad.com (kalo di sini ceritanya masih ongoing karena huntress mengedit ulang naskah agar lebih rapi).

Walaupun aku sudah membaca dan mengetahui jalan ceritanya, aku tetep ingin memiliki keempat buku tersebut (terutama pengen mengendus bau bukunya sih XD). Tapi kalau mengingat harga satu buku kurang lebih sekitar 750 pesso (Rp 211.790,18 per 22 Februari 2016) rasanya mau nangis (TT_TT). Dan itu belum termasuk harga shipping dan cukainya.

Sebenarnya, beberapa bulan yang lalu sempat ada fans dari Indonesia yang mau membantu untuk beli barengan (biar lebih irit ongkosnya). TAPI!! Kalo inget harga satu buku yang lebih dari 200ribu untuk buku setebal 300an halaman itu rasanya jadi pengen banting gunung (siapa tahu keluar emasnya -__-)

Aku harap sih semoga ada penerbit dari Indonesia yang mau menerjemahkan keempat bukunya—atau setidaknya untuk Mobster For Rent. Karena denger-denger dulu sempat ada tawaran dan  rencana mau difilmkan, tapi entah kelanjutannya bagaimana.

Share Wishful Wednesday mu juga ya!
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

February 21, 2016

[Blog Tour | Giveaway] The Stolen Years


Selamat pagi~ sudah baca review novel The Stolen Years yang aku tulis? 

Pertama-tama aku ingin mengucapkan rasa terima kasihku kepada Penerbit Haru yang sudah mengijinkanku untuk menjadi salah satu host di blog tour ini. Rasanya nggak percaya banget saat dapet email dari Penerbit Haru yang mengajakku menjadi salah satu host Blog Tour The Stolen Years  bersama 5 blogger kece lainnya. Soalnya sempet nggak percaya diri saat ngirim lamarannya. Apalagi kalo liat umur blog dan review buku yang aku buat masih dikit banget. Udah nggak berharap lebihlah.

Tapi rasanya bener-bener terharu saat baca email tersebut. Terlebih sebelumnya aku juga harus koprol sana sini buat dapetin novel ini, dan masih belum beruntung. Aku sudah hampir nyerah untuk mendapatkanya. Namun semua berubah sejak negara api mulai menyerang email itu datang. ^^

.:GIVEAWAY TIME:.

[Blog Tour | Book Review] The Stolen Years – Ba Yue Chang An

  • Judul : The Stolen Years
  • Penulis : Ba Yue Chang An
  • Editor : M. Noviana
  • Penerjemah : Jeanni Hidayat
  • Proofreader : Dini Novita Sari
  • Desain Cover : Chyntia Yanetha
  • Ilustarsi Isi : Frendy
  • Penerbit : HARU Media
  • Cetakan : I, Januari 2016
  • Tebal : 348 hlm
  • ISBN : 978-602-7742-66-6
  • Buntelan @penerbitharu

BLURB

Benarkah waktu dapat mengikis perasaan cinta?

Hal terakhir yang diingat He Man adalah ia sedang berbulan madu dengan suaminya, Xie Yu. Namun, tiba-tiba gadis itu terbangun di rumah sakit dan sudah tercerai. He Man mengalami amnesia dan lupa akan lima tahun terakhirnya.

Ia tidak mengerti mengapa ia bisa bercerai dari Xie Yu padahal mereka saling mencintai. Ia tidak mengerti mengapa sahabatnya sekarang malah menjadi musuhnya. Ia tidak mengerti mengapa seakan semua orang membencinya.

Ketika He Man berusaha mengumpulkan kembali kenangan dan ingatannya, ia mulai menemukan hal-hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya.

REVIEW

Cerita diawali saat He Man terbangun karena mendengar suara dengkuran yang ia pikir milik Xie Yu. Namun saat meraba tempat tidur di sebelahnya dan tidak menemukan Xie Yu, He Man langsung membuka mata dan menemukan kalau suara dengkuran yang sebelumnya berasal dari alat perekam yang sedang memutar video saat dirinya sedang tertidur dengan mendengkur, sedangkan Xie Yu sedang berdiri di depan pintu menertawakan tingkah He Man.

He Man dan Xie Yu adalah pengantin muda yang baru saja menikah. Meskipun kehidupan mereka sering diwarnai dengan pertengkaran, namun itu semua tak akan berlangsung lama, karena salah satu dari mereka akan segera mengajak berbaikan.

He Man dan Xie Yu juga senang mengabadikan setiap moment dalam kehidupan mereka dengan sebuah camcoder, entah itu moment yang penting ataupun hanya sebuah video narsis—walaupun saat membuatnya justru akan berujung ke dalam sebuah pertengkaran lainnya. Begitu pun saat mereka sedang berbulan madu. He Man begitu antusias mengabadikan setiap momen dari bulan madu mereka. 
Ada yang bilang, ketika kebahagiaan datang, kebanyakan dari kita tidak menyadarinya sama sekali. —hlm. 28
Saat He Man dan Xie Yu menghabiskan malam terakhir bulan madu mereka dengan berjalan-jalan mengendarai sepeda motor di bawah sinar bulan, He Man memaksa Xie Yu untuk menciumnya. Awalnya Xie Yu menolak karena tak ingin suatu yang buruk terjadi, namun He Man terus memaksanya. Ketika akhirnya mereka berhasil mengabadikan momen ciuman tersebut, He Man dan Xie Yu justru mengalami kecelakaan.
Waktu tidak bisa menariknya maju ke masa depan, jadi ia ditelantarkan di masa lalu. —hlm. 32
Ketika He Man membuka mata di sebuah rumah sakit, ia mendapati dirinya amnesia dan telah bercerai dengan Xie Yu. Ia tidak ingat jika waktu telah berlalu selama lima tahun dari terakhir mereka berbulan madu. Kini ia mendapati orang yang begitu ia cintai tak ada di sampingnya—juga tak lagi menjadi miliknya. Kehidupannya yang dulu selalu dipenuhi dengan kehangatan kini berubah menjadi dingin—jauh berbeda dari terakhir yang diingatnya.
 "Jika saat kau terbangun lalu mendapati lima tahun sudah berlalu... kita berdua telah berpisah... apa kau akan melakukan segalanya untuk mencariku?" —hlm.40
He Man harus berusaha beradaptasi lagi dengan kehidupannya yang sekarang, ia juga harus mencari kepingan-kepingan ingatannya yang hilang selama lima tahun terakhir ke belakang. Awalnya ia bertanya pada He Qi—kakak He Man—tentang apa yang terjadi dengan rumah tangganya, namun He Qi sendiri tidak tahu jawabannya, karena menurut He Qi, 'He Man yang sekarang' begitu tertutup bahkan dengan keluarga satu-satunya itu.

Bermodalkan cincin pernikahan yang ia temukan di apartemen dan rasa cinta yang masih dimilikinya, He Man memutuskan untuk menemui Xie Yu. Ia meminta bantuan Xie Yu untuk mengembalikan ingatannya yang hilang, meskipun ia harus menerima kenyataan pahit kalau kini Xie Yu telah menjadi milik Lily—pacar baru Xie Yu.

♥♥♥♥♥♥

Ba Yue Chang An membawa kita mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi selama lima tahun ke belakang dengan pernikahan He Man. Di awal cerita kita mengetahui jika He Man dan Xie Yu merupakan pasangan paling bahagia dan serasi di dunia, meskipun sering bertengkar, keduanya akan segera berbaikan. Penulis berhasil membuatku begitu penasaran dengan apa yang terjadi dengan kehidupan He Man sebenarnya, karena 'He Man yang sekarang' begitu jauh berbeda dengan 'He Man yang dulu'. Banyak orang yang dulu begitu dekat dan menyayanginya kini justru berubah menjadi membencinya. Dan di sinilah sudut pandang orang ketiga cocok digunakan karena kita jadi mengetahui bagaimana perasaan Xie Yu dan teman-teman He Man sebenarnya terhadap He Man, serta alasan mengapa mereka begitu membencinya sekarang ini.
Orang-orang ini dengan mudahnya mengatakan kalau ia hilang ingatan. Seperti menaiki mesin waktu saja; membuang dirinya ke masa depan, lalu memaksanya menghadapi kejadian-kejadian yang begitu asing baginya... —hlm.42
Di awal cerita alurnya memang sedikit lambat dan agak membosankan, terutama saat He Man berusaha beradaptasi dengan kehidupannya pasca keluar dari rumah sakit, serta usahanya mencari kepingan-kepingan ingatannya. Meskipun demikian, jalan cerita dan konfliknya tetap membuatku penasaran serta membuatku terus membacanya sampai akhir. Karena menjelang pertengahan buku, perlahan-lahan rasa penasaranku tersebut mulai terjawab—terlebih alasan utama perceraian He Man dan Xie Yu yang sebenarnya, yang sungguh tidak aku duga (aku kira mereka bercerai karena keegoisan mereka masing-masing, tapi ternyata...)

Ada sedikit pengalaman lucu saat pertama kali aku membaca blurb The Stolen Years ini dulu. Aku sempat mengira kalau He Man itu karakter utama prianya—merujuk pada kata 'He' dan 'Man'. (^///^) maklum... ini adalah pertama kalinya aku membaca novel terjemahan mandarin. Biasanya aku hanya membaca novel terjemahan barat atau korea aja sih.
"Yang lalu biarlah berlalu. Sekarang apa pun aku saat itu dan seberapa pun merasa bersalahnya kau padaku, itu tidak akan mengubah apa-apa. Hanya saja, waktu bertemu denganmu tadi, aku sadar diriku masih ingin menjadi sahabatmu. Ingin selamanya menjadi teman baikmu..." —hlm. 227
Karakter favoritku di buku ini adalah Xiao Huan—sahabat terdekat He Man sejak SMA. Menurutku, ia adalah orang yang paling bijak di sini. Meskipun He Man sudah menyakiti hatinya dan membuat Xiao Huan harus putus dengan pria yang sudah menjadi pacarnya selama bertahun-tahun, pada akhirnya ia tetap memaafkan He Man. Ia memaklumi dengan keadaan He Man hingga ia sampai berbuat seperti itu. Hanya sayangnya ia mendapat porsi cerita yang sedikit di sini. Padahal Xiao Huan lah yang menjadi kunci menuju masa lalu He Man.

Aku suka sekali dengan desain cover The Stolen Years ini. Desainnya unyu, warnanya juga lembut, sangat sesuai dengan penggambaran diri He Man yang sebenarnya begitu rapuh. Sepertinya The Stolen Years ini akan menjadi salah satu cover paling favorit dari Penerbit Haru.

Seperti biasa, editor dari Penerbit Haru sangat jeli dalam pengecekan naskah. Aku tidak menemukan typo satu pun di dalam novel The Stolen Years ini. Terjemahannya pun juga sangat pas dan apik. Hanya saja, di The Stolen Years kali ini aku kurang diajak belajar bahasa mandarin. Biasanya kan ada tuh, istilah-istilah bahasa asli yang diselipin di tiap novel Haru. Sepertinyai sini aku hanya tahu istilah makanannya aja (;∀;)

Awalnya, The Stolen Years merupakan naskah sebuah film yang sudah tayang tahun 2013 lalu dan akhirnya dinovelkan. Tidak masalah apakah kamu sudah menontonnya atau belum, karena banyak hal yang tidak dimengerti yang ada di film terjelaskan di novel ini. Pun sebaliknya, beberapa hal yang tidak diceritakan di novel, ada di filmnya. Cerita di dalam novel dan film The Stolen Years ini saling melengkapi dan memberikan kesan tersendiri.

Aku pikir ketika membaca judul dan burlb novel ini, konfliknya hanya akan berputar pada waktu lima tahun yang tercuri dari He Man saja. Tapi ternyata banyak juga waktu-waktu lain yang tercuri dari He Man. Dan rasanya nggak nyangka banget sama kesuluruhan isi cerita.

Walaupun aku tidak mengira dengan endingnya, novel ini tetap recomended banget dan wajib dibaca bagi kamu yang sedang mencari novel romantis bertemakan kisah rumah tangga yang bisa bikin mewek. Banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil melalui kisah He Man dan Xie Yu ini.

Oh ya, meskipun The Stolen Years ini termasuk novel dewasa, novel ini sangat aman kok untuk dibaca remaja. ^^

Rating dariku buat kisah He Man dan Xie Yu 

Sekilas tentang penulis


Ba Yue Chang An / Augustus Chang adalah nama pena untuk Liu Wan Hui. Lahir di Harbin pada 12 Agustus 1987. Ia merupakan lulusan Guanghua School of Management, Universitas Peking tahun 2010. Setelah lulus, ia pernah bekerja di sebuah perusahaan finansial di Shanghai namun mengundurkan diri pada tahun 2013 untuk menjadi seorang penulis full time.

Karya pertamanya, "Hello, Old Times (你好,旧时光)" yang terbit tahun 2009 termasuk 75 novel romantis populer dari cina yang direkomendasikan oleh blog Fanatical. Karyanya yang lain yaitu:
- Orange Health Huainan Crush (2011)
- Secret Love (2012)
- The Best We Have (2013)
- The Stolen Years (2013)

Sumber: baidu.com

[Kumpulan Quotes] Novel "The Stolen Years" by Ba Yue Chang An

Yuhuu... selamat siang... selamat berakhir pekan~ o(〃^▽^〃)o

Kali ini aku ingin berbagi beberapa quotes yang sudah aku rangkum dari novel The Stolen Years. Banyak banget quotes yang bagus dan bikin baper, jadi sayang banget kalo aku melupakannya. Berikut beberapa quotes tersebut:

"Terlalu pamer kemesraan, bisa cepat cerai." —hlm. 17
Ada yang bilang, ketika kebahagiaan datang, kebanyakan dari kita tidak menyadarinya sama sekali. —hlm. 18
Seberapa besarkah kemampuan manusia untuk dapat menerima suatu kenyataan hidup? Hanya orang yang pernah terluka begitu parahnya yang akan bisa mengerti. —hlm.48
"Justru karena masa lalu, malah jadi lebih merepotkan." —hlm.79

February 17, 2016

Wishful Wednesday #4

Selamat pagi~ Kembali lagi postingan Wishfull Wednesday. 

Kali ini buku yang menjadi inceranku adalah dua buku bergenre thriller misteri karya Akiyoshi Rikako yang sudah diterbitkan oleh Penerbit Haru tahun 2015 kemarin.

Girls In The Dark (Bonus Cerpen) 
Akiyoshi Rikako 
Rp. 42.000 (bukabuku.com)
Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu...? Gadis itu mati. Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati. Di tangannya ada setangkai bunga lily. Pembunuhan? Bunuh diri? Tidak ada yang tahu.

Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.


Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi....

Kau... pernah berpikir ingin membunuh seseorang?

The Dead Returns
Akiyoshi Rikako
Rp. 41.250 (bukabuku.com)
Suatu malam, aku didorong jatuh dari tebing. Untungnya aku selamat.

Namun, saat aku membuka mataku dan menatap cermin, aku tidak lagi memandang diriku yang biasa-biasa saja.Tubuhku berganti dengan sosok pemuda tampan yang tadinya hendak menolongku.

Dengan tubuh baruku, aku bertekad mencari pembunuhku.
Tersangkanya, teman sekelas.

Total, 35 orang.
Salah satunya adalah pembunuhku.

Saat membaca burlb kedua buku tersebut, aku langsung tertarik dan penasaran dengan keseluruhan kisah mereka. Dilihat dari covernya pun udah bikin penasaran; misteri apa yang ada dibalik senyum dua karakter tersebut dan pembunuhan apa yang sebenarnya terjadi.

Walaupun sebenarnya kedua novel tersebut tidak saling berhubungan, aku merasa  ada hubungan di antara keduanya. Mungkin karena lahir dari penulis yang sama kali ya. Haha. Semoga aku bisa lekas memiliki dan membacanya.

Share Wishful Wednesday mu juga ya!
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

February 13, 2016

[Kumcer Review] Arassi (Pemenang Sayembara Fantastic Fiction 2012)

  • Judul : Arassi
  • Penulis : Icha Azania, Sani Nurahayu, Angela Oscario, Nastiti Denny, Chen Chen, anggari Purnama Dewi, Shine Cyrus & Aoi Shinji, Ginanjar Teguh Iman, Alexia DeeChen, Feby Anggara, Susanty Tandra, Rickman Roedavan, Ria Tumimomor, Fay Shalamar, Alfian Anggie Daniear
  • Editor : Nur Sofiyani
  • Desain Cover : Apung Donggala
  • Desain : Husni Kamal
  • Penebit : Ufuk
  • Cetakan : I, januari 2013
  • ISBN : 978-602-18636-2-6
  • How I Get : gift from @rooseno16


BULRB

Dia seharusnya memberikan luka pada gadis itu. Bukan sebaliknya. Dia justru yang harus terluka karena tak mampu mengendalikan perasaannya. Konsekuensi yang harus ditanggung tidak main-main. Sayap malaikatnya, harus dicabut. Tapi beruntung, dia masih diberi kesempatan untuk berbagi cerita tentang kisah tragis yang harus dialaminya sebagai Malaikat Pemberi Luka.

Kisah karya para pemenang Sayembara Fantastic Fiction ini akan menenggelamkanmu ke dalam dunia yang penuh petualangan dan keindahan.

REVIEW

Imajinasi lebih penting dari pengetahuan. —Albert Einstein (hlm. 3)

Novel Arassi ini merupakan kumpulan dari cerita pendek pemenang Sayembara Fantastic Fiction yang diadakan tahun 2012 lalu. Berisi 15 cerita pendek yang mempunyai daya imajinatif tinggi dan keunikan sendiri-sendiri. Ke-15 cerita tersebut antara lain:

1. "Nora Antoine" karya Icha Azania
Bercerita tentang Nora, seorang gadis biasa yang sering terkena sial akibat kutukan yang diberikan oleh kepala suku Indian, Black Owl Spirit, kepada kakek dari kakek buyutnya karena berperang melawan suku Cherokee. Dan puncak kesialannya adalah saat Nora mati karena terpeleset dan mati tenggelam di kolam renang.

Nora kini berada di Candolarium—tempat bagi orang-orang yang dipertimbangkan untuk hidup kembali—menunggu gilirannya untuk dihidupkan. Sayang, ingatan semasa hidupnya harus dihapus ketika dia harus meneruskan hidup orang lain. Apakah Nora mampu menjalaninya?

Semua hal yang terjadi memiliki alasan tersendiri. —hlm. 8
"Untuk mendapatkan apa pun harus ada pengorbanannya. Kesempatan hidup sekali lagi juga bukan hal sepele, ini sesuatu yang besar. Kau pikir ini cuma-cuma? Kau harus berkorban, Nora." —hlm. 9

2. "Kembali" karya Sani Nurahayu
Bercerita tentang seorang gadis yang akan melakukan apa pun asal kekasihnya bisa kembali hidup. Namun, apa yang diharapkannya tidak sesuai harapan. Terlebih jika kau meminta bantuan iblis untuk mengabulkan keinginanmu.

3. "83845" karya Angela Oscario
Manusia yang hidup di masa depan hanyalah makhluk ternak tak berharga yang dipelihara dalam sebuah peternakan oleh para robot. Mereka tak pernah memiliki nama maupun mimpi. Sampai seorang manusia liar yang hidup di dunia luar bernama Langit datang ke dalam peternakan dan membuat seorang gadis bernomor 83845 jatuh cinta kepadanya. Langit mengajaknya bermimpi dan melarikan diri. Berhasilkah mereka lari dari kejaran para robot?

Akhirnya mereka mau berbagi mimpi bersama denganku, mimpi untuk bebas. —hlm. 43
4. "Biru" karya Nastiti Denny
5. "Mutiara Mimosa" karya Chen Chen
6. "Wina The Witch" karya Ria Tumimomor
7. "Apa Arti Kebebasan?" karya Susanty Tandra
8. "Gelang Lelyard" karya Alexia DeeChen
9. "Jack & Unicorn" karya Rickman Roedavan
10. "Jantung Naga" karya Feby Anggra
11. "Malaikat Pemberi Luka" karya Ginanjar Teguh Iman
12. "Ray of Light" karya Fay Shalamar
13. "Sang Pemanah Fajar" karya Alfian Daniear
14. "The Jin" karya Aoi Shinji & Shine Cyrus
15. "Arassi" karya Anggari Purnama Dewi


Meskipun beberapa cerita dalam novel ini terasa sedikit membosankan saat membacanya, namun ada juga beberapa cerita yang membuatku terkagum-kagum dan nggak nyangka kalau ada penulis Indonesia yang bisa bikin cerita fantasi sebagus ini. Tidak kalah dengan penulis cerita fantasi dari luar negeri.

Cerpen yang menjadi favoritku di novel Arassi ini adalah 83845. Rasanya seperti membaca cerita dystopia dari seorang penulis yang sudah ahli. Ceritanya begitu imajinatif. Dan menurutku sayang sekali kalau ceritanya hanya berhenti di sini saja, karena sepertinya akan cukup menjual jika dijadikan sebuah novel mengingat novel bergenre dystopia kini sedang sangat diminati.

Sedangkan cerpen yang kurang aku sukai adalah Biru. Menurutku alurnya sangat lambat, dan ceritanya sedikit membosankan. Aku merasa imajinasiku tidak terlalu berjalan saat membacanya.

Untuk cerita Arassi karya Anggari Purnama Dewi yang dijadikan judul novel, aku cukup suka saat membacanya. Bercerita tentang seorang malaikat dari Divisi Perang, Julian, yang selalu sinis dengan apa yang dilakukan manusia akhirnya justru menolong manusia yang sedang dalam bahaya karena sering bergaul dengan Laura, seorang Malaikat Penjaga. Para malaikat tinggal di Arassi dan mempunyai tugasnya masing-masing untuk dikerjakan.

Bagi yang mencari dan suka dengan bacaan ringan bergenre fantasi, novel ini layak untuk dibaca. Ceritanya mampu membuat kita tenggelam dalam dunia penuh khayalan dan imajinasi.

February 11, 2016

Wishful Wednesday #3

The Girl on The Train
Paula Hawkins
Harga : Rp 59.250 (bukabuku.com)

Rachel menaiki kereta komuter yang sama setiap pagi. setiap hari dia terguncang-guncang di dalamnya, melintasi sederetan rumah-rumah di pinggir kota yang nyaman, kemudian berhenti di perlintasan yang memungkinkannya melihat sepasang suami istri menikmati sarapan mereka di teras setiap harinya. Dia bahkan mulai merasa seolah-olah mengenal mereka secara pribadi. "Jess dan Jason", begitu dia menyebut mereka. Kehidupan mereka―seperti yang dilihatnya―begitu sempurna. Tak jauh berbeda dengan kehidupannya sendiri yang baru saja hilang.

Namun kemudian, dia menyaksikan sesuatu yang mengejutkan. Hanya semenit sebelum kereta mulai bergerak, tapi itu sudah culup. Tak mampu merahasiakannya, Rachel melaporkan apa yang dia lihat kepada polisi dan menjadi terlibat sepenuhnya dengan kejadian-kejadian selanjutnya, juga dengan semua orang yang terkait. Apakah dia telah melakukan kejahatan alih-alih kebaikan? 

Sejujurnya aku belum terlalu mengenal siapa itu Paula Hawkins. Tapi membaca bulrb buku diatas sudah membuatku yakin kalau aku ingin menyicipi karya beliau. Aku ini tipe orang yang mudah penasaran begitu ada sebuah kasus yang menimbulkan misteri. Apalagi The Girl on The Train ini termasuk salah satu novel best seller tahun 2015 kemarin, rasanya sayang jika melewatkannya. 

Yah semoga saja suatu hari nanti aku bisa memuaskan dahagaku akan novel ini :) 

Share Wishful Wednesday mu juga ya!
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

February 3, 2016

Wishful Wednesday #2

Bleach
Kubo Tite
Berkisah tentang seorang pemuda temperanmental berumur 15 tahun, Ichigo Kurosaki, yang mendapat kekuatan untuk melawan hollow (roh jahat) yang telah menyerang keluarganya setelah menolong seorang shinigami, Rukia Kuchiki, yang ditugaskan membasmi hollow di kota Karakura. Dari sini dimulailah petualangan Ichigo sebagai shinigami pengganti menggantikan Rukia yang kekuatannya habis terserap oleh bocah berambut orange tersebut.

Bleach merupakan manga pertama yang benar-benar ingin aku koleksi. Mungkin salah satu alasannya karena pairing di dalam manga yang menjadi OTP pertamaku sejak SMA, haha XD Aku dulu cukup rutin menonton animenya saat masih SMA tiap hari minggu, sampai tiba-tiba stasiun  ikan terbang yang menanyangkannya menghentikan program ini tanpa pemberitahuan. Maklumlah~ dengan segala keminiman kostum dan kekerasan yang ada, membuat anime ini pasti mendapat teguran KPAI.

Kalau mengingat volume pertama manga ini terbit―Agustus 2001―rasanya pasti sulit sekali untuk menemukannya. Terlebih sudah berpuluh-puluh volume yang terbit, butuh berapa banyak duit buat beli semuanya?? T_T

Aku cuma bisa berharap suatu saat nanti ada seseorang yang mau menghibahkan semua volume manga Bleach ini padaku :D (yang kayaknya nggak bakal ada banget -___-)

Dan setelah sekian lama cuma puas baca online dan mengikuti manga-manga tertentu, akhirnya ada satu manga lagi yang pengen banget aku koleksi, yaitu:

Noragami
Adachitoka

Yato-kami, seorang dewa bencana super duper miskin. Kita hanya butuh uang sebesar 5 sen saja jika ingin doa kita dikabulkan oleh Yato. Awalnya Yato membasmi para Ayakashi yang sering menggangu manusia bersama Nora (senjata suci para dewa yang digunakan secara bersama-sama) sampai ia menemukan Yukine. Yato juga bertemu Hiyori, siswi SMP yang setengah setengah siluman, dimana rohnya sering keluar dari raganya tanpa bisa ia kontrol. Bersama mereka bertualang di antara dunia roh dan duia manusia.

Jangan harap Yato adalah dewa yang super keren dengan penuh kewibawaan. Yato itu dewa yang super  konyol, dan rasanya pengen nabok dia kalau dia mulai bertingkah kurang waras. Pertama kali aku tahu tentang Noragami itu sekitar musim semi 2014 lalu saat salah satu temanku mengopykan animenya. Awal ceritanya sih memang kurang menarik, tapi lama kelamaan melihat tingkah konyol Yato―yang notabene seorang dewa dan harusnya punya wibawa―justru jadi seorang gelandangan itu membuatku tidak bisa berhenti tertawa sampai sakit perut. 

Aku mulai kepikiran buat koleksi manga Noragami ini justru setelah selesai menonton anime season kedua yang tayang musim gugur tahun kemarin. Rasanya sayang untuk melewatkan menjamah wajah unyu Yato :D dan berhubung manganya sendiri masih sampai volume 9 yang terbit di Indonesia, kemungkinan besar manga ini yang akan terwujud untuk aku koleksi.

Share Wishful Wednesday mu juga ya!
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)