April 3, 2016

[Book Review] 1/6 – Flazia

  • Judul : 1/6
  • Penulis : Flazia
  • Desain Cover : Jang Shan, Lisa Fajar R
  • Penerbit : Grasindo
  • Cetakan : Ke-1, 2014
  • Tebal : 226 hlm.

BLURB

Samantha Arin:
Dia adalah Kai Takahashi, seorang aktor, vokalis sekaligus gitaris band terkenal Mr. Sky. Pagi tadi kakeknya meninggal. Dia pasti bersedih karena hal itu.

“Aku turut berduka cita, aku tahu ini membuatmu sedih. Aku mengerti apa yang kau rasakan…”

“Kau mengerti?” ujar Kai sinis padaku. “Skenario apa sih yang kalian hafalkan? Kenapa semua dokter selalu bilang tahu apa yang kurasa, tapi wajah kalian tetap tampak begitu tenang? Kalau kalian tahu bagaimana rasanya, kalian tidak akan setenang itu! Sadar tidak sih kalau kalian itu sok tahu?!”


Kai Takahashi:
“Sok tahu?! Dengar ya, kami tidak sok tahu! Kami hanya berusaha membantu!”

“Aku tidak butuh bantuan!” ujarku. “Aku... aku hanya… butuh Kakekku…”

“Kau butuh Kakekmu? Kalau begitu kau butuh mati!” ucap gadis berjas putih itu marah.

A-Apa? Mati dia bilang?

“Kau terkejut mendengar skenario yang tidak pernah kau dengar sebelumnya? Kau perlu tahu kalau kami tidak bersandiwara! Kami mengabdi mempertaruhkan hidup untuk semua pasien yang membutuhkan kami! Dan itu bukan sandiwara seperti yang biasa kau lakukan di drama!”

REVIEW 

"... Tapi, Sam, kalau kau memang menyukainya, jawablah sapaannya. Kau bahkan belum pernah membalas mengatakan halo..." —hlm. 10

Saat SMU, Samantha Arin pernah menyukai seorang laki-laki. Sam hanya mengetahui jika laki-laki itu bernama Sam—nama yang sama dengan dirinya—dan bersekolah di SMU Saitama. Sam sering menelepon laki-laki itu karena menyukai suaranya. Tapi Sam selalu menelepon dengan nomor berbeda, karena ia terlalu takut jika laki-laki itu mengetahui siapa dirinya. Suatu hari saat Sam kembali menelepon dan yang mengangkatnya adalah suara suara seorang gadis, Sam berhenti meneleponnya karena ia mengira jika laki-laki itu ternyata telah punya kekasih. 



Kini enam tahun telah berlalu, dan Sam sekarang adalah mahasiswi tingkat empat di Ichi Medical University. Ketika sedang mengunjungi dosennya yang sedang sakit, tanpa sengaja ia bertemu dengan Kai Takahashi yang sedang mencuci muka dan berusaha menutupi kesedihannya akibat kakeknya yang baru saja meninggal. Awalnya Sam ingin menghibur Kai. Namun karena Kai yang sedang sensitif justru membentak Sam dan membuat Sam kesal dan bilang jika lebih baik Kai mati saja.

Kai Takahashi adalah seorang gitaris, vokalis, dan leader dari sebuah band rock bernama Mr. Sky yang saat ini sedang naik daun. Awalnya Kai begitu kesal dengan Sam karena perkataannya saat di Rumah Sakit. Namun ketika ia menemukan Sam sedang memasakkan bubur untuk adiknya yang sakit, Kai tak lagi membenci dan tersingung dengan ucapan Sam sebelumnya. Sejak saat itu Kai mulai melunakkan sikapnya.

Pertemuan demi pertemuan—baik sengaja maupun tidak—membuat Kai menyadari jika ternyata ia telah menyukai Sam. Bisakah Kai membuat Sam jatuh cinta padanya? Mengingat jika Sam sepertinya merupakan salah satu dari antifan Mr. Sky.

Sanggupkah Sam membalas perasaan Kai jika ternyata wajah Kai begitu mirip dengan kekasihnya yang telah meninggal? Dan akankah Samantha Arin bertemu kembali dengan Sam—seorang siswa di SMU Saitama yang menjadi cinta pertamanya?

***

Ini kali pertama aku membaca novel karya Flazia, dan aku langsung tertarik ketika membaca blurbnya. Ide cerita yang diangkat pun menarik, seorang anggota band rock yang jatuh cinta dengan seorang calon dokter.

Meskipun alurnya sedikit cepat, namun pemilihan kata yang pas membuat bahasanya masih mengalir dan tidak sulit membayangkan bagaimana jalan ceritanya.

Penggunaan sudut pandang orang pertama yang bergantian antara dua tokoh utama—Sam dan Kai—membuat pembacanya semakin mengetahui bagaimana sesungguhnya baik perasaan Sam maupun Kai yang sebenarnya.

Karakter pendukung yang dihadirkan pun cukup lovable dan unik. Seperti teman Kai yang bernama Sagara yang masih keturunan orang Indonesia seperti Samantha yang sering menjadi bahan bullyan anggota Mr. Sky. Atau teman Sam, yang bernama Kazuo yang pendiam dan sering bersikap dingin ternyata juga merupakan Skyline—sebutan untuk penggemar Mr. Sky—yang langsung heboh saat Sam mengajaknya makan bersama dengan Mr. Sky. 

Beberapa humor yang diselipkan pada interaksi antar karakter pun cukup bikin senyum-senyum saat membaca tingkah maupun kenarsisan mereka. Adanya istilah medis yang dibahas, serta lirik lagu-lagu Mr. Sky yang ternyata merupakan ciptaan penulis sendiri pun menjadi nilai plus tersendiri di novel 1/6 ini. Sayangnya typo yang bikin nama beberapa karakter saling tertukar yang terkadang masih nyempil membuat sedikit mengurangi kesempurnaan novel ini.

Overall, aku sangat suka dengan novel 1/6 ini. Bagi penyuka cerita romance dan novel yang mengambil latar negera Jepang, novel ini sangat direkomendasikan! Rating buat kisah Sam dan Kai dariku

"Hanya butuh satu per enam detik bagimu untuk membuatku terus memikirkanmu, Sam. Padahal dulu kau pernah menyuruhku mati." —hlm. 221

April 1, 2016

[Book Review] Reality – by Byanca Sastra

  • Judul : Mr. B vs Miss AB : Reality
  • Penulis : Byanca Sastra
  • Desain Cover : Jang Shan & Dyndha Hanjani P.
  • Penata Isi : Yusuf Pramono
  • Penerbit : Grasindo
  • Cetakan : Ke-1, Maret 2015
  • Tebal : 243 hlm
  • ISBN : 978-602-251-922-5

BLURB

Han Mi Soo
Usiaku baru enam tahun saat kecelakaan besar yang telah merenggut nyawa kedua orang tuaku itu terjadi. Hari-hari yang kuhabisakan di panti asuhan membuatku belajar banyak tentang kenyataan hidup. Setelah diadopsi pun aku tetap bertekad untuk selalu merawat anak-anak yang berada di sana. Namun semua berubah ketika seorang pengacara bernama Choi Ji Hoon datang dan berusaha untuk merobohkan panti asuhan kami. Dan untuk membalasnya, kini aku berdiri di depan pintu rumahnya sambil membawa anak-anak untuk meminta tanggung jawab serta hatinya.

Choi Ji Hoon
Sebagai seorang pengacara sukses, aku tidak pernah menyerah dalam kasusku. Termasuk kasus kali ini yang hanya memerlukan usaha sedikit untuk merobohkan sebuah panti asuhan tua. Dan seperti dugaanku, semua berjalan lancar sampai seorang perempuan bernama Han Mi Soo datang sambil membawa bencana besar untuk memutarbalikkan hidupku. Hingga kini aku terjebak di antara kenyataan juga harapanku untuk bersamanya.

Wanita bergolongan darah AB selalu bisa mengimbangi sisi kreatif laki-laki bergolongan darah B. Hal ini membuat keduanya selalu saling melengkapi. Dan, hanya wanita golongan darah AB yang sanggup memahaminya.
 

REVIEW 

"Aku sungguh tidak bisa menebak apa yang ada di dalam  pikiranmu. Bahkan kita baru mengenal satu sama lain tetapi kau sudah menjadi beban baru untukku." —hlm. 84

Meskipun telah diadopsi oleh orang kaya, punya kehidupan yang nyaman dan pekerjaan yang sudah sesuai dengan impiannya, Han Mi Soo selalu bertekad untuk tetap merawat anak-anak di panti asuhan yang dulu pernah menampungnya. Mi Soo selalu berusaha untuk melindungi dan membahagiakan 6 anak panti yang masih tersisa—mengingat dulu orang tua angkatnya juga donatur di panti asuhan tersebut.

Suatu malam, saat akan mengunjungi panti bersama teman kerjanya menggunakan sepeda motor, Mi Soo dan temannya tidak sengaja menabrak sebuah mobil mewah  yang berhenti di pinggir jalan. Mengingat gaji mereka sebagai seorang chef biasa yang masih tidak seberapa dengan biaya perbaikan mobil, Mi Soo justru mencolok mata Ji Hoon—sang pemilik mobil—dan melarikan diri.

Han Mi Soo yang sudah lama tidak mengunjungi panti, mendapati kenyataan bahwa panti asuhan yang selama ini ia lindungi harus dirobohkan karena pemilik yang sebenarnya telah menjual tanah dan bangunan tersebut. Yang paling parah, pihak yang ditunjuk sebagai pengaca pihak pembeli adalah Choi Ji Hoon—pemilik mobil yang ia tabrak malam sebelumnya.

Mi Soo sebenarnya telah mencoba untuk bernegosiasi dengan Ji Hoon, tapi tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Karena tak ingin membebani orang tua angkatnya, Mi Soo berusaha untuk mencari jalan keluarnya sendiri, dan pada akhirnya ia justru meminta bantuan Ji Hoon—setelah ia pernah mengantar Ji Hoon ke rumahnya yang ternyata sangat besar saat ia sedang mabuk.

Kejadian demi kejadian selama Mi Soo, anak-anak panti dan Ji Hoon tinggal satu atap membuat permusuhan dalam diri mereka menjadi sebuah pertemanan. Ketika pertemanan Mi Soo dan Ji Hoon menimbulkan getar-getar cinta, sanggupkah mereka merima kenyataan tersebut? Mengingat Mi Soo yang tak lagi percaya akan adanya cinta setelah kehilangan yang ia alami, juga Ji Hoon yang hanya menganggap cinta adalah sebuah lelucon saja.

***

Ini pertama kalinya aku membaca novel karya Byanca Sastra, dan novel Mr. B vs Miss AB : Reality ini merupakan salah satu novel Blood Type yang diterbitkan oleh Grasindo. Walaupun bahasanya masih kurang mengalir, ide cerita yang diangkat sebenarnya cukup menarik.

Menceritakan tentang Han Mi Soo, cewek bergolongan darah AB yang sangat suka berkomentar, yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi—walaupun terkadang juga pemalu, easy going, penyabar serta mempunyai rasa sosial yang tinggi. Sedangkan Choi Ji Hoon adalah cowok bertipe darah B yang ambisius, individualis, dingin, tapi konsisten dengan apa yang sudah menjadi pilihannya.

Saat membacanya, aku merasa masih banyak kekurangan di novel Reality ini. Seperti pengambilan setting tempat di kota Seoul masih kurang terasa, alurnya yang terasa begitu cepat, karakter dan chemistry yang dibangun kedua tokoh utama pun masih kurang terasa hidup. Adanya beberapa typo pun tak luput dari novel ini.

Tapi meskipun masih banyak kekurangan, novel ini masih bisa menghibur dan cukup menarik untuk dibaca bagi penyuka novel berbau Korea dan yang menyukai bacaan romantis. Aku cukup terkejut saat membaca tentang penulis yang ternyata masih berumur 17 tahun saat menerbitkan novel ini. 

Overall, rating dariku untuk Mi Soo dan Ji Hoon

"Segala yang buruk, segala yang membuatmu selalu sedih dan merasa ketakutan adalah hal yang harus kau lawan. Setidaknya biarkan itu menjadi masa lalumu dan berusahalah agar hal teersebut tidak menghalangimu di masa depan. Lupakan saja. Semua orang berhak untuk bahagia." —hlm. 168