August 31, 2016

Wishful Wednesday #15


Selamat hari Rabu~ hari untuk berandai-andai tentang buku yang ingin dimiliki. Sejujurnya masih agak malas buat bikin WW untuk minggu ini, karena yah, sedang ada masalah dengan psikis (uhuk).

Tapi, karena minggu ini WW-nya istimewa, yaitu Bloggerversari-nya Kak Astrid Sang Empunya meme Wishful Wednesday dan tentu saja ada hadiahnya, jadi sayang banget buat dilewatin ~\(≧▽≦)/~

Dan untuk WW kali ini masih sama dengan WW-ku dua minggu lalu, yaitu buku pamungkas dari The Lunar Chronicle Series: Winter. Alasan kenapa masih menjadi WW sih karena aku sudah punya ketiga serinya dan kurang seri terakhir ini aja. Harganya itu lho~ yang bikin pengen giling-guling. Pengennya nunggu olshop langganan bikin PO dengan harga yang miring banget baru bisa beli. Tapi sampai sekarang masih belum buka PO juga. Padahal kan udah ngiler banget pengen punya. (hiks)

The Lunar Chronicles: Winter
Marissa Meyer
Available at bukabuku, bukukita


Oh ya, ada satu lagi buku yang menjadi inceranku, yaitu buku After You karya Jojo Moyes. Alasan pengen punya karena aku sudah punya buku pertamanya (walaupun belum sempat baca ^.^), dan lagi-lagi terbentur dengan masalah harga (duh, kenapa harga buku makin mahal banget sih 〒_〒)

After You
Jojo Moyes
Available at bukabuku, bukukita


Yap, itulah WW-ku minggu ini. Semoga bisa beruntung dan menangin voucher dari kak Astrid dan bisa beli salah satu dari buku tersebut. (-/\-) aamin.

August 10, 2016

[Book Review] (S)he is My Girl – Chynthia Yanetha

  • Judul : (S) he is My Girl
  • Penulis : Chynthia Yanetha
  • Editor : Irna Permanasari
  • Desain Cover : Orkha Creative
  • Penerbit : Gramedia
  • Cetakan : Ke-1, 2015
  • Tebal : 240
  • Harga : Rp 40.000 (bukabuku)
  • My Rate : 2/5
Di kali keempatnya mengikuti audisi Akademi Golden Voices, meski sempat mendapatkan penolakan pahit dari Phillip − si Tuan Arogan yang menjadi salah satu juri − akhirnya Alexa berhasil lolos. Tapi… bukan tanpa syarat. Syarat itu bahkan begitu tak masuk akal. Bayangkan! ALEXA HARUS MENYAMAR JADI LAKI-LAKI!

Alasannya sederhana, karena Phillip menganggap Alexa sebagai itik buruk rupa yang tidak menarik menjadi perempuan, tapi cukup menarik sebagai laki-laki. Tawaran itu begitu tidak masuk akal, sekaligus begitu menggiurkan. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Alexa menerima tawaran itu. Lagi pula, Alexa memang sudah sering dikira laki-laki, jadi apa susahnya sih menyamar jadi laki-laki? Tapi, bagaimana jadinya kalau ternyata si Tuan Arogan malah jatuh cinta pada si Itik Buruk Rupa? Dan… apa iya, menyamar jadi laki-laki itu mudah seperti yang dibayangkannya?

August 3, 2016

Wishful Wednesday #14 : Winter

Setelah sempat terlambat sekitar 4 bulan dari jadwal, akhirnya seri pamungkas dari The Lunar Chronicle yang diterbitkan oleh Penerbit Spring akhirnya terbit juga akhir bulan Juli lalu (dan sepertinya masih sistem PO). 

Udah yakin kalo harganya mencapai 6 digit lagi, karena buku Winter sendiri lebih tebal dari Cress. Dan pas tahu berapa harga edarnya langsung kepengen guling-guling T^T karena setelah didiskon 20% pun masih lebih dari 100k++ harganya (>_<) Kalopun kena diskon 30% harus beli sepaket dari keempat bukunya.

Yah... sepertinya harus bersabar lagi buat bisa lengkapin The Lunar Chronicles Series ini. Mungkin berburu voucher bisa jadi salah satu jalan keluarnya. Atau, mungkin ada yang berbaik hati mau beliin?

Winter - Marrisa Meyer 
Harga : Rp 111.200 (bukabuku)

Share Wishful Wednesday mu juga ya!
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)



August 2, 2016

[Book Review] French Pink – Prisca Primasari

  • Judul Buku : French Pink
  • Penulis : Prisca Primasari
  • Editor : Anin Patrajuangga
  • Desain Sampul & Ilustrasi : Nisa Nafisah & Riva Marino
  • Penata isi : Yusuf Pramono
  • Cetakan : Ke-1, 2014
  • Penerbit : Grasindo
  • Tebal : 74 hlm
  • Harga : Rp 37.600 bukabuku.com
Di Distrik Jiyugaoka yang mungil, cantik, dan berwarna-warni, Hitomi tiba-tiba bertemu pria aneh yang mengungkit-ungkit tentang kematian.

Siapa sebenarnya pria itu? Dan... lho, lho, mengapa dia jadi menyuruh Hitomi mencarikan syal warna French Pink? Mana mungkin sih pria beraura gelap seperti itu menyukai warna pink! Dan untuk apa juga!

Ck. Sungguh. Pria itu benar-benar merepotkan Hitomi.


Sejak orang yang dicintainya meninggalkan dirinya seorang diri, Hitomi merasa hidupnya yang dulunya begitu berwarna, sekarang hanya terdiri dari satu warna hitam saja. Hidupnya terasa kosong dan sudah tidak berarti. HItomi sudah lelah menjalani hidupnya sekarang yang hanya ia isi dengan air mata, sampai keinginan untuk bunuh diri muncul di pikirannya yang kini sudah semakin kalut.

Hingga... seorang pria misterius mendatanginya saat Hitomi dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Seorang pria yang bernama Hane dan mengaku buta warna itu tiba-tiba saja meminta bantuan Hitomi untuk mencarikan sebuah pita berwarna English Lavender, syal French Pink dan sebuah kertas kado hitam. Padahal Hitomi sendiri telah lupa warna-warna seperti apa itu English Lavender dan French Pink! Tapi meskipun merasa direpotkan, mau tak mau Hitomi akhirnya menuruti semua permintaan Hane.

Sebenarnya siapa pria itu? Mengapa seolah-olah pria itu begitu mengenal Hitomi? Dan kenapa setiap kemunculannya selalu ada bulu berwarna yang menyertainya? Apakah ia seorang malaikat kematian?

***

Ini pertama kalinya aku membaca karya kak Prisca. Sebelum-sebelumnya aku hanya pernah membaca buku yang ia terjemahkan saja. Dan.. jujur saja, aku bingung antara harus senang atau kecewa saat menyelesaikannya.

Aku pribadi sangat suka dengan ide yang kak Prisca angkat di dalam novel French Pink ini, tentang seorang gadis yang hidupnya tidak berarti lagi setelah orang yang dicintainya meninggalkan dirinya yang kemudian didatangi seorang shinigami setelah tercetus sebuah keinginan untuk bunuh diri dari mulutnya. Tapi, benarkah ia seorang shinigami yang akan menyabut nyawanya?

Mungkin kalo orang yang kurang familiar dengan Animanga bertemakan malaikat pencabut nyawa akan sangat kesulitan memahami ide dasar dari French Pink ini. Tapi bagiku sih, fine aja, malah justru cenderung excited ketika tahu salah seorang penulis ternyata juga menyukai animanga Black Buttler atau Bleach.

Hal yang paling aku suka dari novel ini adalah penggambaran tempat yang cukup detail saat Hitomi membantu mencarikan barang-barang permintaan Hane, seolah aku juga dibawa berkeliling ke berbagai pertokoan di distrik Jiyugaoka. Sayang, alurnya yang terlalu cepat membuat para karakter terasa kurang begitu hidup. Padahal jika (mungkin) jumlah halamannya lebih ditambah dan konflik antar karakter lebih digali lagi pasti membuat novel ini akan lebih bagus.

Sempat enggak nyangka sama ending-nya, karena tidak sesuai dengan bayanganku. Aku kira Hitomi dan Hane bakal saling jatuh cinta atau gimana gitu. Namun ternyata hubungan mereka lebih dari itu. Walaupun ceritanya berakhir dengan manis, tapi tetep bikin kecewa karena halamannya yang tipis