September 24, 2016

[Book Review] The Dead Returns – Akiyoshi Rikako

  • Judul : Thepun The Dead Returns
  • Penulis : Akiyoshi Rikako
  • Penerjemah : Andry Setiawan
  • Penyunting : Arumdyah Tyasayu
  • Proofreader : Dini Novita Sari
  • Desain Cover : Kana Otsuki
  • Ilustrasi Isi : @teguhra
  • Penerbit : Haru Media
  • Cetakan : Ke-4, April 2016
  • Tebal : 252 hlm.
  • Ratingku : 4.5/5.0
  • Tersedia di bukabuku.com
Suatu malam, aku didorong jatuh dari tebing.
Untungnya aku selamat.

Namun, saat aku membuka mataku dan menatap cermin,
aku tidak lagi memandang diriku yang biasa-biasa saja.
Tubuhku berganti dengan sosok pemuda tampan yang tadinya hendak menolongku.

Dengan tubuh baruku, aku bertekad mencari pembunuhku.

Tersangkanya, teman sekelas.
Total 35 orang.
Salah satunya adalah pembunuhku.

Pada tanggal 2 September pukul 19.00 Koyama Nobuo mati, terjatuh dari sebuah tebing. Namun saat seminggu kemudian ia tersadar di Rumah Sakit, ia mendapati dirinya hidup kembali di tubuh Takahashi Shinji—seorang pemuda tampan yang akan menolongnya namun justru ikut terjatuh dari atas tebing tersebut. Nobuo yang yakin jika ia mati karena didorong jatuh oleh seseorang, berusaha mencari siapa pembunuhnya. Pelakunya adalah salah satu dari teman sekelasnya, karena sebelum pergi ke tebing Miura Kaishoku ada seseorang yang meninggalkan sebuah memo di atas mejanya dan menunggunya di sana.

Shinji—yang tubuhnya sekarang ditempati Nobuo—adalah pemuda tampan, ramah, baik hati dan memiliki banyak teman. Ia pun memiliki orang tua yang sangat sayang padanya dan pacar yang cantik serta sebuah grup band yang cukup terkenal. Bisa dibilang kehidupan Shinji begitu sempurna dan populer, berbeda dengan kehidupan Nobuo.
Namun, dalam artian tertentu, diabaikan secara tak sadar dan tanpa alasan rasanya lebih menyakitkan daripada diabaikan karena di-bully. (hlm. 98)
Nobuo hanya memiliki seorang ibu yang selalu bekerja dari pagi hingga malam demi menghidupinya. Di kelas pun ia tidak memiliki banyak teman—hanya Tanaka Yoshio saja seorang yang ia punya sebagai teman ngobrolnya karena hobi mereka yang kebetulan sama—karena penampilannya yang suram, canggung dan tidak keren. Kepribadiannya yang pendiam dan kegemarannya sebagai otaku kereta  membuatnya merasa dikucilkan dan dipandang aneh oleh teman-teman sekelasnya.

Di kehidupannya sebagai Shinji yang diperhatikan banyak orang, membuat Nobuo begitu marah karena ketidakadilan tersebut. Ia merasa kematian Nobuo sendiri sebagai sesuatu yang sia-sia dan mudah dilupakan. Karena itu Nobuo bertekad mencari pelaku sebenarnya. Bukankah ini seperti ia mendapatkan sebuah kesempatan kedua dalam hidupnya untuk mengungkap kebenaran?

Di dalam tubuh Shinji, Nobuo berusaha menyelidiki alibi yang dimiliki oleh teman-temannya saat kejadian. Dalam penyelidikan tersebut Nobuo mengetahui berbagai fakta baru tentang teman-temanya seperti sosok Sasaki dan Arai yang dulu terlihat jauh dan tidak terjangkau dengan pergaulannya ternyata adalah orang yang ramah terhadap siapa saja. Para siswi di kelasnya pun sering kedapatan melirik Shinji yang terlihat keren. Tapi semua itu justru membuat Nobuo makin marah. Apalagi ketika mengetahui jika ibunya ternyata mempunyai surat asuransi ataa nama dirinya dengan nominal polis yang sangat besar, juga kedekatan ibunya dengan wali kelasnya sendiri. Apakah pembunuhannya memang sesuatu yang telah direncanakan?

Bahkan Yoshio yang sudah dianggapnya sebagai sahabatnya ternyata memiliki miniatur kereta api yang tak pernah ia jual. Lalu kepada siapakah Nobuo harus mempercayakan identitas aslinya?

Mungkin hanya kepada Maruyama Miho—gadis di kelasnya yang juga tidak dianggap seperti Nobuo dulu—Nobuo bisa sedikit lebih terbuka. Tapi, kenapa ketika Nobuo berusaha lebih dekat dengannya gadis itu justru menjauh?

***

The Dead Returns adalah karya Akiyoshi Rikako pertama yang aku baca. Jujur saja sudah sejak pertama kali novel ini terbit aku sudah tertarik ingin memiliki dan membacanya, tapi kesampaian beli dua bulan lalu setelah minta seseorang buat membelikannya tapi tidak dikabulkan. (hiks)

Kesan setelah menyelesaikan novel ini adalah bener-bener enggak nyangka dengan twist endingnya—bahkan sempet dibikin merinding saat membacanya. Misteri yang dibangun benar-benar bikin terkecoh dan membuatku terus-terusan salah menebak siapa pelaku sebenarnya. Apalagi kebenaran yang semakin banyak terungkap seiring berjalannya cerita tidak membuat jelas siapa pelakunya, justru menambah daftar panjang nama pelaku.

Terkadang aku sedikit sebal dengan sifat Nobuo selalu melihat segala sesuatu hanya dari sudut pandangnya saja. Dulu ia sering melihat teman sekelasnya dengan pandangan pesimis dan menganggap mereka adalah orang-orang yang angkuh dan tidak peduli dengan keberadaannya. Padahal jika ia lebih terbuka dan sedikit mau bergaul, teman-temanya adalah orang yang baik. Apalagi ketika dengan egois ia hanya memikirnya kematiannya sendiri dan seakan tidak peduli dengan Shinji yang "mati" menggantikan dirinya, bikin aku tambah sebal dengan sifatnya. 


Ngomong-ngomong The Deads Returns adalah karya kedua Rikako yang diterjemahkan Penerbit Haru setelah Girls in The Dark. Banyak yang bilang kalo bagusan Girls in The Dark daripada The Deads Returns, tapi aku sendiri masih belum membacanya. Girls in The Dark masih menjadi daftar wishlistku. Apalagi sekarang Haru juga sedang menerjemahkan novel Akiyoshi yang baru berjudul Holy Mother. Dilihat dari cover-nya sepertinya lumayan menarik dan bikin penasaran. Kayaknya makin panjang aja deh daftar wishlistku (-__-)


Overall The Deads Returns ini adalah novel ringan yang bisa selesai dilahap dalam sekali duduk (hanya akunya saja yang butuh dua hari untuk menyelesaikannya). Misteri yang ditawarkan lumayan bikin minat baca kembali naik setelah kena reading slump beberapa bulan belakangan. Pokoknya penyuka novel misteri dan penggemar literatur dari jepang wajib banget baca ini! 

".... Tahu tidak, tidak diperhatikan begitulah yang paling menyakitkan. Sakit tahu, dianggap tidak ada padahal ada. Pernah ada kan, anak yang seperti itu?" (hlm. 100)
 "Padahal teman-teman yang lain melalui hidu mereka dengan senang. Kenapa cuma aku yang tidak bisa mengharapkan kebahagiaan, meski hanya setitik? Aku juga tidak punya teman untuk berbagi rasa sakit ini. Aku berpikir, apa seluruh hidupku akan terus seperti ini? Waktu berpikir seperti itu, aku jadi benci semuanya...." (hlm. 234)



[Book Review] I'll Be Your Wife – Jho Hyo Eun


  • Judul : I’ll Be Your Wife
  • Penulis : Jho Hyo Eun
  • Penerjemah : Siti Solehatin
  • Penyunting : KP Januarsi
  • Proofreader : Yuli Yono
  • Desain Cover : Bambang ‘Bambi‘ Gunawan
  • Ilustrasi Isi : @teguhra
  • Penerbit : Haru Media
  • Cetakan : Ke-1, Maret 2016
  • Tebal : 410 hlm
  • Ratingku : 5.0/5.0
  • Tersedia di bukabuku.com
Kim Mo Rae, 23 tahun, mahasiswa
Suatu hari, ia mengalami kejadian yang sangat konyol. Tubuhnya tertukar dengan tubuh seorang nyonya keluarga konglomerat! Nyonya ini malah menawarkannya setengah harta miliknya supaya Mo Rae menjalani kehidupan nyonya itu.

“Tubuh kita tertukar. Kita harus menerima kenyataan ini. Satu hal lagi, aku sudah menikah. Itu berarti kau akan mempunyai suami. Dia tidak akan menyentuhmu. Dia memiliki segalanya. Tetapi, dia tidak empunyai hati.”

Di rumah itu, seorang suami kaya, tampan, tetapi seperti robot sedang menunggu Mo Rae. Meski terdengar seperti suami brengsek, entah mengapa Mo Rae malah merasa sangat hangat setiap kali ada di dekatnya.
Tubuh dan jiwa manusia. Apa itu tubuh dan jiwa itu? (hlm. 343)
 Mo Rae merupakan seorang mahasiswa tingkat empat jurusan Sekretaris yang memiliki banyak hutang. Suatu hari ia terbangun di kamar VIP di sebuah Rumah Sakit dan dipanggil 'Nyonya' oleh orang yang menjaganya. Hal terakhir yang diingatnya adalah ia dipecat dari pekerjaannya dan akhirnya pingsan serta terkena hipotermia setelah mabuk di pinggir Sungai Han. Kebingungan dengan situasi yang ia hadapi, Mo Rae pergi ke kamar mandi dan mendapati tubuhnya telah bertukar dengan tubuh orang lain.

Hwang Seung Won—istri seorang chaebol yang tubuhnya bertukar dengan Mo Rae—mempunyai kehidupan yang muram dan menyedihkan meskipun hartanya sangat melimpah. Rumah tangganya begitu dingin karena tak ada cinta di dalamnya. Ia bahkan beberapa kali berusaha untuk bunuh diri karena merasa hidupnya tak bahagia dan dirinya tak lagi berarti. Namun, seperti mendapat sebuah kebebasan saat tubuhnya bertukar dengan Mo Rae, Seung Won langsung menawarkan setengah hartanya kepada Mo Rae yang sedang terlilit hutang demi mencari kebahagiaannya.

Awalnya Mo Rae ragu dengan keputusan yang akan diambilnya, mengingat status Seung Won yang kaya dan pasti memiliki banyak kenalan. Ia takut jika identitas yang sebenarnya akan terbongkar. Tapi hidup Mo Rae yang selama ini ia jalani begitu berat membuatnya merasa lelah, sehingga ia pun akhirnya menerima tawaran Seung Won.
Benar. Manusia haruslah hidup penuh tawa. Tertawa adalah sesuatu yang sangat penting. (hlm. 156)
Di rumah itu Mo Rae bertemu dengan Sang Hyuk—suami Seung Won yang sangat membenci istrinya. Berbeda dengan Mo Rae yng berkepribadian hangat dan ceria, Sang Hyuk adalah orang yang berhati dingin, berkelakuan seperti robot dan sudah muak dengan kehidupannya. Sifat Sang Hoon tersebut sering membuat Mo Rae kesal, karena beberapa kali ia bersikap ramah dengan Sang Hyuk tapi selalu mendapatkan sikap acuh darinya. Meskipun demikian Mo Rae tetap bertahan hidup sebagai Seung Won, hingga tanpa sadar ia justru mulai jatuh cinta dengan Sang Hyuk.
Apakah secara tidak sadar ia sudah membuka hati untuk orang itu? Seperti orang yang baru menyadari dirinya telah basah kuyup di bawah gerimis, ... (hlm. 132)
Mampukah Mo Rae mengambil hati Sang Hyuk dan membuatnya berhenti membenci sosok Seung Won? Bisakah Sang Hyuk menerima Mo Rae setelah mengetahui kebenarannya? Dan apakah Seung Won dan Mo Rae pada akhirnya akan kembali normal dan bertukar tubuh kembali?

***

Rasanya sudah lama sekali ketika menyelesaikan membaca sebuah novel dengan perasaan yang puas. Novel pertama Jho Hyo Eun yang pertama kali aku baca ini bener-bener sukses bikin emosi jadi roaller coaster. Dari kesal, lalu sedih dan kemudian sukses bikin ketawa ngikik. Puas juga dengan terjemahannya, walaupun awalnya sempet kecewa dengan adanya beberapa typo di awal-awal halaman. Tapi setelahnya sih sudah tidak ada lagi typo yang ada.

Sudut pandang orang ketiga yang serba tahu dimanfaatkaan penulis dengan baik. Meskipun sebagian besar cerita berpusat pada kehidupan Mo Rae, beberapa kali sudut pandang dialihkan kepada karakter Seung Won saat ia sedang berusaha mendapatkan kebahagiannya. Sudut pandang pun terkadang juga menyoroti pada kehidupan Sang Hyuk, yang sebenarnya bukanlah pribadi yang dingin. Ia justru orang yang perhatian dengan istrinya. Hanya saja Sang Hyuk punya alasan sendiri kenapa ia sampai begitu membenci istrinya.

Tokoh-tokoh yang ada dalam novel sangat mudah diingat dan karakter di dalamnya sulit untuk dilupakan. Sampai terkadang tokoh yang hanya numpang lewat pun sangat sulit dilupakan, seperti sosok kakak Seung Won yang hanya tampil secara tersirat di dalam novel.

Alur maju yang digunakan menurutku sedikit terlalu cepat. Meskipun demikian, penulis tetap mampu membuat ceritanya mengalir dengan baik. Tidak terkesan melompat-lompat karena latar ceritanya yang dideskripsikan dengan baik.

Meskipun ide cerita tentang pertukaran tubuh sudah sering diangkat, penulis mampu mengemasnya dengan apik dan berbeda. Sehingga membuat pembacanya tidak akan bosan saat membacanya. 

Bagi penyuka novel Korea bergenre romantis, novel ini wajib banget dibaca. Oh ya, karena novel I'll Be Your Wife ini berlabel dewasa, sebaiknya pembacanya sih yang sudah berusia 17 tahun ke atas karena ada beberapa adegan yang mengandung unsur dewasanya. :)
"Kalau begitu, jangan menghancurkan masa depan yang datang mendekat karena terikat masa lalu. Masa depanmu, kau sendiri yang membuatnya. Masa deanmu adalah apa yang membuat dirimu bahagia. Selama ini Seung Won hidup dengan perasaan berdosa. Tidak bisakah kau memeluknya dan hidup bahagia bersamanya dengan sepenuh hati?" (hlm. 280)

Di dunia ini ada orang-orang yang terlahir untuk memberikan hatinya hanya pada satu orang. (hlm. 292)

September 22, 2016

[Book Review] Pay it Forward – Emma Grace

  • Judul : Pay it Forward
  • Penulis : Emma Grace
  • Penyunting : Tri Saputra Sakti
  • Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
  • Cetakan : Ke-1, April 2015
  • Tebal : 256 hlm.
  • Rating : 3.5/5.0
  • Tersedia di bukabuku.com
Tedjas
Astaga, gadis itu sudah gila. Pasti! Gue nggak pernah berminat untuk komentar di status orang di Facebook, apalagi ikut-ikutan dalam permainan apa pun. Tapi, gadis itu bilang apa tadi? Pay It Forward? Cih, permainan apa itu?

Gitta
Aku nggak pernah mengira bisa membenci seorang pria,seperti aku membenci Tedjas. Sejak pertama bertemu, dia selalu bersikap menyebalkan. Seakan belum cukup, dia juga menghinaku habis-habisan di depan banyak orang. Semakin jauh jarak terbentang di antara kami, itu semakin baik! Itu yang Tedjas dan Gitta pikirkan. Tapi ketika rasa cinta menggedor semakin kuat, sanggupkah mereka berdua tetap berpura-pura bahwa kedekatan itu tak pernah nyata?

"Kisah romansa dan keluarga dengan konsep yang unik.Eksekusinya apik, membuat kita tak ingin berhenti membaca. Dan ini juga merupakan cerita yang memberikan kehangatan di hati lewat hal-hal sederhana yang diungkapnya."–Winna Efendi, novelis–

September 9, 2016

[Manga Review] My Little Monster #1 – Robico

  • Judul : My Little Monster #1
  • Alternatif : Tonari no Kaibutsu-kun
  • Komikus : Robico
  • Penerbit : M&C
  • Terbit : Januari, 2014
  • Tebal : 176 hlm
  • Genre : Shoujo, Romance, School, Comedy
  • My Rate : 4/5
  • Tersedia di bukabuku.com
Mizutani Shizuku, gadis serius yang hanya peduli pada nilai pelajarannya. Teman sebelahnya di kelas, Yoshida, tak pernah hadir dalam pelajaran. Saat Shizuku ditugaskan untuk menemui Yoshida, dia baru tahu Yoshida adalah cowok berkepribadian sangat unik!

September 7, 2016

[Repost Review] Fangirl – Rainbow Rowell

  • Judul : Fangirl
  • Penulis : Rainbow Rowell
  • Penerjemah : Wisnu Wardhana
  • Penyunting : NyiBlo
  • Proofreader : Dini Novita Sari
  • Design Sampul : Bambang 'Bambi' Gunawan
  • Ilistrasi Isi : @teguhra
  • Penerbit : Spring
  • Cetakan : I, November 2014
  • Tebal : 456 hlm
  • Tersedia di bukabuku.com
  • Rating : 4.2/5
Cath dan Wren--saudari kembarnya--adalah penggemar Simon Snow. Oke, seluruh dunia adalah penggemar Simon Snow, novel berseri tentang dunia penyihir itu. Namun, Cath bukan sekedar fan. Simon Snow adalah hidupnya!
Cath bahkan menulis fanfiksi tentang Simon Snow menggunakan nama pena Magicath di Internet, dan ia terkenal! Semua ornag menanti-nantikan fanfiksi Cath.


Semua terasa indah bagi Cath, sampai ia menginjakkan kaki ke universitas. Tiba-tiba saja, Wren tidak mau tahu lagi tentang Simon Snow, Bahkan tak ingin menjadi teman sekamarnya.

Dicampakkan Wren, dunia Cath jadi jungkir balik. Sendirian, ia harus menghadapi temar sekamar eksentrik yang selalu membawa pacarnya ke kamar, teman sekelas yang mengusik hatinya, juga profesor Penulisan Fiksi yang menganggap fanfiksi adalah tanda akhir zaman.

Seolah dunianya belum cukup terguncang, Cath juga masih harus mengkhawatirkan kondisi psikis ayahnya yang labil.

Sekarang, pertanyaan buat Cath adalah: mampukah ia mengahadapi semua itu?


Wishful Wednesday #16


Sejujurnya, aku orang yang jarang tertarik dengan buku-buku lokal—apalagi yang mulanya berawal dari Wattpad. Bukannya merendahkan sih, tapi terlanjur diracuni oleh para penghuni Goodreads yang sebagian besar kecewa dengan buku yang mereka beli yang awalnya berasal dari cerita di wattpad (walaupun banyak juga yang puas). Tapi aku ini tipe prickly jadi harus pintar-pintar milih buku yang bener-bener pengen dibeli, mengingat budget beli buku yang tidak stabil (hiks). 

Dan kali ini ada satu buku yang ceritanya berasal dari Wattpad yang bener-bener menarik perhatianku, yaitu:

Klandestin
LM Cendana
Tersedia di bukabuku.com

Nirbita Arunika. Sang Dandelion. Seorang gadis yang hidup dalam imajinasinya. Ia dibesarkan oleh ibu yang gila akan tradisi serta mitos dan bapak yang mengandalkan logika dalam menyikapi setiap hal. Ia mengelola sebuah akun ask.fm dengan nama samarannya Padang Bulan yang juga digunakan sebagai nama pena di setiap tulisannya, untuk berinteraksi dengan orang-orang yang membutuhkan nasihatnya. Suatu ketika, ada satu pertanyaan dari anonim yang masuk di akun ask.fmnya:

"Untuk apa kamu hidup di dunia ini?"
Dan pertanyaan itu tidak menemukan jawabannya sampai ia bertemu dengan seseorang.
Nala Anarki Renoir. Sang Kerub. Seorang aktivis dan tukang demo yang mendapatkan labeling buruk sebagai biang diajak. Ia bertemu dengan Nirbita saat terjadi kerusuhan demonstrasi yang menyebabkan gadis itu terkena lemparan batu dan harus diselamatkan dari TKP. Dari perkenalan itu, ia baru bisa mendefinisikan apa itu 'perempuan' secara beradab.

 Abimanyu. Sang Klandestin. Ia datang dan pergi secara diam-diam. Ia penyimpan segala rahasia. Dan ia adalah sebuah rahasia.

Jujur saja, aku belum pernah membaca ceritanya di Wattpad. Tapi dilihat dari sinopsisnya sih kelihatannya lumayan menarik. Lagipula aku pernah membaca dan mengikuti karya penulis yang berjudul Stilettale, dan aku suka dengan gaya penulisannya. Jadi sepertinya sih novel Klandestin ini cukup menjanjikan walaupun tanpa embel-embel "Telah dibaca sekian juta kali".
Share Wishful Wednesday mu juga ya!
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

[Book Review] Landline – Rainbow Rowell


  • Judul Buku : Landline
  • Penulis : Rainbow Rowell
  • Penerjemah : Airien Kusumawardhani
  • Penyunting : M. R. Prajna Pramudita
  • Proofreader : Titish A.K.
  • Desain Sampul : Chyntia Yanetha
  • Cetakan : Ke-1, April 2016
  • Penerbit : Spring
  • Tebal : 372 hlm.
  • Tersedia di bukubuku.com
  • Rating : 4.6/5
JIKA KAU PUNYA KESEMPATAN KEDUA UNTUK CINTA, APAKAH KAU AKAN MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG SAMA?

Sebagai mesin waktu, sebuah telepon ajaib tidak terlalu berguna.

Penulis acara TV Georgie McCool tidak benar-benar mengunjungi masa lalu—satu-satunya yang bisa ia lakukan hanya meneleponnya, dan berharap masa lalunya menjawab.

Dan berharap pria itu menjawab.

Karena begitu Georgie sadar ia memiliki telepon ajaib yang bisa menghubungi masa lalu, ia hanya ingin memulihkan hubungannya dengan sang suami, Neal.

Mungkin Georgie bisa memperbaiki berbagai hal di masa lalu mereka yang sepertinya sudah tidak bisa diperbaiki di masa sekarang. Mungkin telepon konyol ini memberi Georgie kesempatan untuk mengulang semua dari awal lagi....

Apa Georgie ingin mengulang dari awal lagi?