January 3, 2017

[Review] Cinta Masa Lalu – Nima Mumtaz

  • Judul : Cinta Masa Lalu
  • Penulis : Nima Mumtaz
  • Penerbit : Elex Media Komputindo
  • Terbit : 29 Januari 2014
  • Tebal : 312 hlm.
  • Genre : Romance, Novel
  • Rating : 3/5 🌟
  • Bisa didapatkan di bukabuku
Mimpi apa yang paling buruk bagi seorang gadis? Diperkosa dan mengandung pada umur 18 tahun tentu merupakan pengalaman paling buruk. Apalagi pelakunya adalah kekasih sepupumu. Dan itulah terjadi pada Viona.


Awalnya Viona ingin memberikan kejutan kepada keluarganya dengan kepulangannya yang tiba-tiba setelah enam tahun ia kuliah dan menetap di Yogyakarta. Namun, tak hanya keluarganya saja yang mendapat kejutan dengan kedatangannya yang mendadak, Viona pun tak menyangka orang yang paling ia benci di dunia dan menyebabkan masa depannya hancur kini justru berada di rumah masa kecilnya. Terlebih, orang tua dan kakak laki-lakinya—Juna—pun tersebut terlihat begitu akrab dengan orang tersebut.

Viona menjadi korban pemerkosaan saat umurnya masih 18 tahun oleh Dave. Pria yang ia kenal dalam sebuah acara keluarga itu, mulanya diakui oleh kakak sepupunya, Ghea, sebagai tunangannya. Tapi entah kenapa, Dave yang merupakan putra tunggal dari salah satu konglomerat terkaya di Indonesia dan lebih suka dengan cewek seksi justru mempunyai perasaan obsesif kepada Vio, gadis yang umurnya berbeda hampir 12 tahun dengannya. Karena perasaan itulah Dave melakukan segala cara agar bisa memiliki Viona di sisinya.

Kini setelah tujuh tahun berlalu sejak peristiwa tersebut, Dave justru hadir kembali dalam kehidupan Vio saat ia mulai berhasil menata hidupnya. Namun yang paling membuat Viona bertanya-tanya adalah mengapa keluarganya—terlebih Juna yang dulu juga sangat membenci Dave—sekarang justru menerima Dave dengan tangan terbuka? Apakah hanya karena kehadiran Daiva, putri yang dulu sempat ia lahirkan? Atau masih adakah alasan lainnya?

"Oke, lu memang terluka, sakit, dan entah berapa banyak lagi kosakata yang bisa gambarin keadaan lu. Tapi itu sudah terjadi, Vi, kita gak bisa mengubah apapun, kan? Kita hanya bisa memperbaikinya, mencoba menjelaskannya lebih baik." [hlm. 20]

Cinta Masa Lalu adalah karya kedua kak Nima yang aku baca setelah Jodoh untuk Naina. Berbeda dengan novel sebelumnya yang nuansa religinya begitu terasa, Cinta Masa Lalu sendiri mengangkat suasana kehidupan liar penduduk ibu kota. Bisa dilihat dari kehidupan Dave yang hanya menginginkan wanita sebagai pemuas nafsunya belaka. Awalnya aku memang agak syok saat membaca Cinta Masa Lalu ini, karena temanya begitu berbeda dengan Jodoh untuk Naina—terlebih dengan beberapa adegan dewasanya maskipun masih implisit. Tapi kemudian aku kagum bagaimana tulisan kak Nima yang bisa berkembang, karena Jodoh untuk Naina sendiri adalah novel yang ditulis setelah Cinta Masa Lalu.

Alurnya sendiri menggunakan alur maju mundur dimana bergantian di tiap bab, yang tentunya berhasil membuatku penasaran bagaimana sebenarnya peristiwa tujuh tahun yang lalu terjadi. Sedangkan sudut pandangnya sendiri sebagian besar menggunakan sudut pandang orang pertama dimana Viona, Dave, dan Juna saling bergantian. Meskipun kak Nima cukup berhasil membedakan tiap karakter menggunakan sudut pandang ini, tapi membuatku agak bingung juga saat pergantian sudut pandang tokoh yang tiba-tiba.

Cinta Masa Lalu edisi Editor's Pick
Masih banyak kalimat yang penulisannya kurang rajin dan penggunaan kata "lu", "kamu", dan "kau" yang tidak konsisten pun membuat proses membaca novel ini jadi lumayan terganggu. Semoga saja kekurangan tersebut bisa diperbaiki di cetakan yang lebih baru.

Meskipun Cinta Masa Lalu mempunyai kekurangan dalam penulisannya, ceritanya sendiri mengajarkan kita agar bisa berdamai dengan masa lalu—sekalipun sangat menyakitkan. Balas dendam pun bukanlah penyelesaian untuk setiap sakit yang kita terima, karena jika kita melakukannya, mungkin saja tanpa sadar kita juga akan melukai orang yang berharga bagi kita.

1 comment:

  1. Sadis ya Cinta Masa Lalu..
    Orang kayak Dave emang pantas dibenci sih ama Viona, secara gitu.. kesalahannya besar banget n fatal!

    Tapi kata orang, waktu bisa mengubah segalanya. Btw, jadi penasaran sama endingnya.. :)

    #SalamSapa

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, mohon gunakan kata sopan dan bijak, serta gunakan Nama/Url. Bukan menggunakan user Anonim. ^^